8 Cara Mudah Turunkan Risiko Kanker Payudara

By - 28/01/2017

8 Cara Mudah Turunkan Risiko Kanker Payudara – Terkadang para wanita bertanya-tanya mengapa ukuran payudaranya lebih kecil, lebih besar, lebih bulat, lebih datar daripada yang lain. Ada juga yang ingin payudaranya tumbuh lebih besar dan ada yang ingin payudaranya berhenti tumbuh. Tidak peduli dengan kurang puasnya dengan bentuk payudara yang mereka miliki, payudara adalah bagian identitas wanita yang rawan terkena kanker payudara dan merupakan ketakutan terbesar wanita.

menurunkan resiko terkena kanker payudara

Image: hellosehat.com

Tapi ada kabar baik tentang kanker payudara akhir-akhir ini. Pengobatan yang semakin canggih dan kita mudah mendapatkan informasi tentang cara mencegah penyakit ini. Kedelapan langkah sederhana di bawah ini bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker payudara. Tidak setiap wanita berhasil menerapkannya, tapi secara umum cara-cara mencegah kanker payudara ini memiliki dampak yang besar.

1. Menjaga berat badan

Sangat mudah diucapkan tetapi sulit dilakukan, mempertahankan berat badan yang sehat merupakan hal yang penting bagi setiap orang. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara, terutama setelah menopause.

2. Jadilah pribadi yang aktif secara fisik

Wanita yang fisiknya aktif setidaknya 30 menit sehari memiliki risiko kanker payudara yang lebih rendah. Olahraga teratur juga merupakan salah satu cara terbaik untuk membantu menjaga berat badan. Lakukan olahraga yang berdampak pada pembakaran kalori seperti berlari, bersepeda atau berenang. Menyapu, mencuci atau menyetrika bukan olahraga loh ya.

3. Makan buah dan sayuran serta hindari mengonsumsi alkohol

Diet sehat bisa membantu menurunkan risiko kanker payudara. Cobalah untuk makan banyak buah dan sayuran dan hindari minuman yang beralkohol. Bahkan meminum minuman beralkohol dengan kadar asupan yang rendah pun bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

4. Jangan merokok

Perokok dan bukan perokok sama-sama tahu bahwa merokok itu tidak sehat. Selain menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan setidaknya 15 kanker termasuk kanker payudara, merokok juga menyebabkan bau mulut, gigi rusak, dan keriput. Jadikanlah penyakit-penyakit tersebut sebagai motivasi untuk tetap bebas dari rokok atau ikut membantu mengkampanyekan bebas dari asap rokok.

Baca juga: Berhenti Merokok dengan 4 Tips Mudah Ini

5. Menyusui (jika mungkin)

Menyusui ternyata dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara. Kegiatan ini juga memiliki manfaat kesehatan yang besar bagi anak. Itulah sebabnya kenapa dianjurkan kepada ibu yang baru melahirkan agar memberi ASI anaknya selama 2 tahun.

6. Hindari Pil KB, terutama setelah usia 35 tahun atau jika anda merokok

Pil KB memiliki risiko dan manfaat. Semakin muda seorang wanita, semakin rendah risikonya. Wanita yang mengonsumsi pil KB akan memiliki sedikit peningkatan risiko kanker payudara. Resiko ini akan hilang setelah menghentikan mengkonsumsinya. Risiko stroke dan serangan jantung juga meningkat saat masih mengkonsumsi pil KB, terutama kepada wanita perokok. Namun, penggunaan jangka panjang juga dapat memiliki manfaat penting, seperti menurunkan risiko kanker ovarium, kanker usus besar dan kanker rahim dan juga dapat mengatur jarak kehamilan. Jika anda sangat menghindari kanker payudara, hindari pil KB merupakan salah satu pilihan untuk menurunkan risiko.

7. Riwayat kanker di keluarga

Wanita dengan riwayat kanker di keluarganya dapat menempuh langkah khusus untuk melindungi dirinya, penting bagi wanita untuk mengetahui riwayat keluarga mereka. Anda mungkin berisiko tinggi terkena kanker payudara jika memiliki ibu atau saudara perempuan yang menderita kanker payudara atau ovarium (terutama pada usia dini) atau jika anda memiliki banyak anggota keluarga (termasuk laki-laki) yang menderita kanker payudara, ovarium atau prostat. Seorang dokter atau pakar genetik dapat membantu anda memahami hubungan penyakit ini dengan riwayat keluarga anda.

Baca juga: 8 Obat Alami untuk Melawan Kanker Ovarium

8. Lakukan deteksi dini sel kanker

Penelitian menunjukkan bahwa deteksi kanker payudara dengan mamografi dapat menyelamatkan nyawa penderita. Alat ini tidak membantu mencegah kanker, tapi bisa membantu menemukan kanker tahap awal yang masih bisa diobati. Bagi kebanyakan wanita, mamogram reguler dapat dimulai pada usia 40 tahun, namun rekomendasi spesifik bervariasi menurut usia dan risiko.

  • Jika anda berusia 40 – 44 tahun:
    Anda dapat memilih untuk memulai mammogram tahunan. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang risiko dan manfaat mammogram pada usia ini.
  • Jika anda berusia 45 – 54 tahun:
    Mamogram dianjurkan setiap tahun.
  • Jika Anda berusia 55 atau lebih:
    Mamogram direkomendasikan setiap tahun. Anda dapat memilih untuk terus menggunakannya setiap tahun.

Pemeriksaan payudara klinis dan self-test tidak dianjurkan. Tapi anda harus mengetahui kondisi payudara anda dan segera memberi tahu penyedia layanan kesehatan jika anda melihat adanya perubahan pada payudara anda.

Sayangnya, ada juga sejumlah faktor penyebab kanker payudara yang tidak dapat dicegah oleh wanita. Pahamilah penyebab kanker payudara dan cara mencegahnya dengan benar. Jika merasa berisiko tinggi terkena kanker payudara, konsultasikan dengan dokter atau profesional kesehatan lainnya. Berikut faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita:

  • Usia yang lebih tua, terutama 60 tahun atau lebih
  • Riwayat keluarga kanker payudara
  • Periode menstruasi pertama (menarche) sebelum usia 12 tahun
  • Menopause pada usia 55 atau lebih
  • Persalinan pertama setelah usia 35 tahun
  • Tidak memiliki anak
  • Tinggi badan (176 cm atau lebih tinggi)
  • Payudara yang padat
  • Riwayat penyakit payudara jinak (seperti hiperplasia atipikal)

Pencegahan kanker payudara sebaiknya dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup ke gaya hidup sehat, hindari rokok dan alkohol, makan dengan waktu yang teratur dan aktif berolahraga. Perubahan gaya hidup tersebut memicu tubuh menjadi lebih kuat sehingga dapat menyembuhkan diri dari dalam.

Share is caring!