6 Makanan yang Meningkatkan Resiko Batu Ginjal

By - 04/01/2017

6 Makanan yang Meningkatkan Resiko Batu Ginjal – Batu ginjal adalah fragmen padat yang meski sangat kecil tidak bisa keluar sendiri dari tubuh. Mereka terjebak dalam saluran kemih dan menyebabkan rasa sakit. Batu ginjal bisa disebabkan oleh banyak faktor, misalnya mengonsumsi makanan yang akan kami bahas di bawah ini secara lengkap.

makanan yang harus dihindari agar tidak terkena batu ginjal

Image: alodokter.com

Diet yang sehat sangat penting untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Karena diet dapat membantu mengurangi resiko terbentuknya batu ginjal ke tahap yang harus dilakukan pembedahan untuk mengeluarkannya. Bagaimanapun, “sedikit tindakan pencegahan bernilai besar untuk penyembuhan.”

Itulah sebabnya di artikel ini kami akan memberi tahu makanan mana yang harus berhenti dikonsumsi jika anda rawan terkena batu ginjal atau pernah menderitanya di masa lalu. Anda harus menghindari makanan-makanan ini atau mengkonsumsinya dengan hati-hati, terutama jika anda rentan terhadap batu ginjal. Berikut 6 makanan yang berkontribusi membentuk batu ginjal.

1. Kafein

Kopi adalah minuman yang selalu di minum di pagi hari oleh kebanyakan orang. Tapi, meski bisa membangkitkan semangat di pagi hari atau menyelesaikan pekerjaan di kantor, kopi juga memberikan pengaruh buruk bagi organ tubuh.

Salah satu pengaruhnya adalah membuat ginjal bekerja lebih keras dan meningkatkan kemungkinan terkena batu ginjal. Kafein tidak hanya terkandung di kopi, tapi juga di teh dan soda. Minuman ini dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin dan bisa menyebabkan gagal ginjal dalam jangka panjang karena efek stimulannya.

2. Daging merah

Protein dan lemak yang bersumber dari hewan sangat erat dengan pembentukan batu ginjal dan kerusakan ginjal. Jika makanan mengandung terlalu banyak daging merah, anda harus tahu bahwa komponen dalam daging merah sulit dicerna oleh tubuh.

Makanan ini juga tinggi asam urat dan purin. Bila kadar ini terlalu banyak masuk ke tubuh, akan lebih beresiko terkena batu ginjal.

Makanan lain yang tinggi purin adalah asparagus, kacang-kacangan, dan kol. Cobalah untuk tidak makan terlalu banyak makanan ini dalam waktu singkat. Hal ini bisa membantu mencegah batu ginjal akibat akumulasi asam urat.

Baca juga: Cara Sehat Meningkatkan Metabolisme Tubuh

3. Pemanis buatan

Pemanis buatan biasanya ditambahkan kedalam makanan pencuci mulut dan teh. Pemanis buatan ini sering kita jumpai pada minuman diet dan kita bisa menemukannya dalam banyak makanan rendah kalori.

Mungkin kita berpikir pemanis ini lebih baik kita gunakan daripada gula, tapi pemanis buatan memiliki banyak efek samping yang serius termasuk batu ginjal dan menurunkan fungsi ginjal.

4. Garam

Salah satu masalah paling umum pada makanan yang sering kita konsumsi adalah kelebihan asupan sodium. Meskipun kita tidak menambahkannya ke makanan yang kita buat sendiri, makanan siap saji yang kita makan juga banyak mengandung sodium, bahkan dalam permen.

Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkatkan retensi cairan dan pembentukan batu ginjal. Tubuh kita tidak bisa menyingkirkan semua sodium yang berlebih dan akhirnya tersimpan dalam ginjal. Selain itu, sodium dapat meningkatkan tekanan darah dan berkontribusi pada penambahan berat badan.

5. Kerang

Orang yang rentan terkena batu ginjal harus menghindari makanan tinggi oksalat. Senyawa organik ini berkontribusi terhadap akumulasi natrium dan kalsium di ginjal. Makanan yang mengandung asam oksalat paling banyak adalah kerang.

Sayuran hijau, coklat, dan kenari juga mengandung asam oksalat tapi tidak sebanyak yang terkandung di dalam kerang. Sebaiknya kurangi konsumsi kacang-kacangan jika ingin mencegah batu ginjal.

Seledri juga mengandung asam oksalat tapi jumlahnya sangat sedikit. Sebaiknya jangan konsumsi senyawa ini melebihi 50 mg sehari. Untuk mengurangi penyerapan oksalat, anda harus mengonsumsi makanan kaya kalsium. Ketika keduanya dikonsumsi, mereka akan melewati ginjal dengan lebih mudah.

6. Susu

Susu merupakan asupan penting dan sangat umum terdapat dalam menu makanan sehari-hari. Minuman ini mengandung kalsium tinggi dan penting untuk pertumbuhan dan penguatan tulang. Namun, kelebihan kalsium tidak baik untuk orang yang rentan terkena batu ginjal.

Konsumsi susu, yogurt, atau keju meningkatkan pengeluaran kalsium lewat urine dan ini membuat pembuangan batu ginjal dan kotoran lebih sulit.

Kekurangan kalsium dalam makanan juga meningkatkan risiko batu ginjal yang lebih buruk, disarankan konsumsi secukupnya. Dengan kata lain, jangan menghilangkan kalsium dari menu makanan anda, tapi cobalah mendapatkan kalsium dengan mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang almond.

Baca juga: 6 Manfaat Kismis Dimasukkan ke Menu Sarapan

Lalu apa yang harus kita konsumsi untuk mencegah batu ginjal?

Setelah kita memiliki daftar makanan yang harus kita tinggalkan, mari kita lihat makanan yang HARUS kita makan. Selain mengikuti diet sehat dan menjaga kebiasaan sehat (termasuk berolahraga, tidak merokok), kami menyarankan untuk minum air setidaknya 12 gelas setiap hari.

Umumnya jumlah yang biasa kita minum 8 gelas sehari, orang yang memiliki riwayat batu ginjal harus meningkatkan asupannya. Jika anda minum 12 gelas air sehari, anda akan menghasilkan 8 gelas air kencing. Air tidak hanya rendah sodium, tapi juga membantu menghilangkan limbah yang terakumulasi di saluran kemih.

Jika tidak suka minum air putih, anda bisa meminumnya dalam bentuk jus dan teh. Anda bahkan bisa menambahkan lemon atau buah lain untuk memberikan rasa. Dengan begitu, anda juga memberi nutrisi lainnya kedalam tubuh anda.

Share is caring!