3 Cara Tidak Biasa untuk Melawan Insomnia

By - 04/03/2017

3 Cara Tidak Biasa untuk Melawan Insomnia – Otak kita telah mengatur siklus tidurnya spontan tertidur di malam hari dan bangun di pagi hari. Sepintas, nampaknya siklus ini sederhana bagi sebagian orang. Namun, masalah sebenarnya adalah kita tidak selalu dapat tidur dan bangun sesuai siklus tidur. Orang yang menderita insomnia akut selalu merasakan susahnya tidur di malam hari dan terbangun di pagi hari.

tips dan trik mengatasi insomnia kronis

Image: rumahku.com

Hanya karena sudah gelap, bukan alasan orang yang insomnia untuk tidur. Bahkan terkadang orang yang susah tidur tidak merasa lelah meskipun begadang. Apa yang terjadi pada otak yang membuat kita tidak dapat memenuhi kebutuhan biologis dasar ini?

Sebenarnya, ada banyak alasan. Terkadang, usia atau penyakit seperti diabetes, artritis, atau fibromyalgia menjadi penyebab anda susah tidur. Dalam artikel ini kami ingin menyarankan tiga hal penting yang bisa membantu anda yang susah tidur mendapatkan istirahat di malam hari sedikit lebih baik.

1. Memakai kacamata hitam untuk menangkal spektrum biru-hijau

Semua perangkat elektronik yang kita gunakan seperti komputer, telepon dan tablet memancarkan cahaya pada spektrum biru-hijau yang memiliki dampak serius pada otak.

Cahaya ini adalah stimulan yang kuat. Salah satu pengaruh lainnya adalah dapat mengurangi produksi melatonin, hormon tidur yang dilepaskan saat gelap.

Jadi, jika salah satu kebiasaan anda seperti begadang di malam hari dihabiskan bekerja di depan komputer atau menonton film, pertimbangkan memakai kacamata hitam yang menghalangi gelombang cahaya ini. Memakai kacamata hitam selama 3 jam sebelum tidur cukup untuk menangkal efek dari spektrum biru-hijau dan mencegah insomnia.

Perlu juga diingat bahwa seiring bertambahnya usia, kita menghasilkan lebih sedikit melatonin. Jika diperlukan, anda mungkin ingin berkonsultasi dengan ahli kacamata tentang penggunaan kacamata hitam jenis ini.

Baca juga: 8 Cara Ampuh Mengatasi Insomnia Akut

2. Makan makanan tertentu sebelum tidur untuk mencegah insomnia

Banyak orang ingin tidur dan langsung tertidur. Namun, satu jam atau satu setengah jam kemudian, mereka terbangun, merasa bugar kembali kemudian susah melanjutkan tidurnya.

Jika anda sering mengalami hal ini, kemungkinan anda perlu menstabilkan kadar gula darah sehingga anda dapat mendapatkan kembali waktu istirahat yang stabil.

Untuk menghindarinya, anda bisa melakukan sedikit tes: hanya 10 menit sebelum tidur, minumlah segelas air hangat dengan satu sendok madu. Ini hanya sedikit percobaan. Beberapa orang mengalami efek sebaliknya dan bangun. Namun, jika berhasil untuk anda, maka kadar glukosa anda akan turun.

3. Kendalikan pikiran yang melayang kemana-mana

Saat kita tidur, pikiran kita juga tidur. Sementara bagian otak yang lainnya memanfaatkan keadaan tidak sadar kita untuk melakukan beberapa perawatan.

Beberapa bagian otak yang tidur adalah korteks cingulate posterior, korteks prefrontal tengah dan korteks parietal posterior. Daerah ini mengatur dinamika psikologis seperti kesadaran diri, memori, analitis dan pikiran yang melayang kemana-mana.

Baca juga: 8 Manfaat Yoga bagi Kesehatan Emosional

Ketika seseorang tertidur lelap, area ini “tidak aktif.” Namun, banyak orang yang menderita insomnia menunjukkan tingkat aktivitas otak yang tinggi di area ini.

Pikiran yang melayang sibuk memikirkan semua yang telah dilakukan dan belum pernah dilakukan, apa yang akan mereka lakukan besok, apa yang mereka katakan besok, dll.

Pikiran yang mondar-mandir sering dipicu oleh stres dan kegelisahan, dan merupakan siklus yang sulit diatasi atau dihentikan.

Untuk menanggulanginya, anda perlu membuat rutinitas. Misalnya, cobalah mandi santai dan membaca buku dua jam sebelum tidur. Anda harus mengatakan pada diri sendiri bahwa anda tidak akan memikirkan apapun dan cobalah mengosongkan pikiran anda.

Share is caring!